Riri Fhardhani S.Pt. imbau masarakat Waspada Dampak Musim Kemarau

Warta barito com. Buntok – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, Riri Fardhani, S.Pt, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau. Masyarakat diminta mengantisipasi kekeringan, menghemat penggunaan air, mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta menjaga kesehatan di tengah cuaca panas dan kondisi berdebu.ucap nya pada Senin 10 Agustus 2026.

Riri Fardhani mengatakan, musim kemarau perlu dihadapi dengan kesiapsiagaan dan kepedulian bersama. Salah satunya dengan menggunakan air bersih secara bijak serta mengurangi pemborosan dalam aktivitas sehari-hari.

“Kita mengimbau masyarakat agar menggunakan air seperlunya dan tidak melakukan pemborosan, karena pada musim kemarau ketersediaan air dapat berkurang,” ujar Riri Fardhani.

Selain persoalan air, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan, terutama di kawasan yang kondisi lahannya kering, serta tidak membuang puntung rokok di tempat yang rawan terbakar.

Menurutnya, pencegahan Karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama. Kewaspadaan sejak dini dinilai penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Riri Fardhani juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan selama musim kemarau. Warga dianjurkan mengonsumsi air putih yang cukup serta menggunakan pelindung diri, seperti masker dan tabir surya, ketika beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi dampak paparan debu dan teriknya matahari.

Sementara bagi masyarakat yang bekerja di sektor pertanian, ia menyarankan agar petani melakukan langkah antisipasi dengan mengatur pola tanam serta memilih varietas tanaman yang memiliki ketahanan terhadap kondisi kering.

“Untuk para petani, kondisi musim kemarau juga perlu diantisipasi dengan menyesuaikan pola tanam dan memilih jenis tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan,” katanya.

Riri Fardhani berharap seluruh masyarakat dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan saling mengingatkan selama musim kemarau. Ia juga mengajak warga segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran kepada pihak terkait.

Dengan kewaspadaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, diharapkan risiko kekeringan, Karhutla, serta gangguan kesehatan akibat cuaca panas dan debu dapat diminimalkan tutupnya.red//yull

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *