Riri Fardhani Soroti Kesejahteraan Buruh di Mumentum May Day 2026

Warta Barito.com, Buntok – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang diperingati setiap 1 Mei, Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Riri Fardhani, S.Pt., menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan buruh serta pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan secara menyeluruh.

Menurut Riri, peringatan Hari Buruh tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum refleksi bersama untuk memperkuat perhatian terhadap hak-hak dasar pekerja, seperti upah yang layak, jaminan sosial, serta perlindungan kerja yang adil dan berkelanjutan.

“May Day harus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa buruh memiliki peran penting dalam pembangunan daerah maupun nasional. Karena itu, kesejahteraan mereka perlu terus menjadi perhatian bersama,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menilai, pada 2026 pemerintah telah menunjukkan komitmen yang positif dengan mengedepankan pendekatan dialog dalam menyikapi berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Selain itu, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dinilai sebagai langkah strategis dalam memberikan perlindungan bagi pekerja dari dampak PHK.

Riri juga menyoroti rencana pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keberadaan dewan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang aspirasi bagi buruh dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan pekerja.

Adapun sejumlah poin utama yang menjadi perhatian dalam peringatan Hari Buruh 2026 antara lain peningkatan upah yang layak, perlindungan terhadap PHK, jaminan sosial dan kesehatan, serta penguatan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan.

“Upah yang layak harus selaras dengan kebutuhan hidup dan perkembangan ekonomi. Selain itu, jaminan kesehatan serta perlindungan sosial juga perlu dirasakan secara merata oleh seluruh pekerja,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan ketenagakerjaan melalui dialog yang konstruktif antara pemerintah, pengusaha, dan buruh guna menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

Menurut Riri, penyampaian aspirasi buruh dalam momentum Hari Buruh merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang perlu dihormati, selama dilakukan secara tertib dan damai. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk partisipasi dalam mendorong terpenuhinya hak-hak pekerja, termasuk jam kerja yang manusiawi serta perlindungan dari pemutusan hubungan kerja secara sepihak.

Riri berharap momentum May Day 2026 dapat menjadi penguat komitmen bersama dalam mewujudkan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Barito Selatan. Tutunya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *